بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، الَّذِي فَرَضَ عَلَيْنَا الصِّيَامَ تَزْكِيَةً لِلنُّفُوسِ، وَتَهْذِيبًا لِلْأَخْلَاقِ، وَتَقْوِيَةً لِلْإِيمَانِ، نَحْمَدُهُ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ، وَنَشْكُرُهُ عَلَى نِعَمِهِ الظَّاهِرَةِ وَالْبَاطِنَةِ، وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَتُوبُ إِلَيْهِ.
وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.
وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، شَهَادَةً نَرْجُو بِهَا النَّجَاةَ يَوْمَ الدِّينِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، أَرْسَلَهُ اللَّهُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
قَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحُضُورُ الْكِرَامُ، إِنَّ الصِّيَامَ مَدْرَسَةٌ إِيمَانِيَّةٌ عَظِيمَةٌ، يَتَعَلَّمُ فِيهَا الْمُسْلِمُ مَعْنَى الصَّبْرِ، وَيُرَبِّي فِيهَا نَفْسَهُ عَلَى التَّقْوَى، وَيُعَوِّدُ قَلْبَهُ عَلَى الْإِخْلَاصِ وَالْمُرَاقَبَةِ لِلَّهِ تَعَالَى.
فَالصِّيَامُ لَيْسَ امْتِنَاعًا عَنِ الطَّعَامِ وَالشَّرَابِ فَقَطْ، بَلْ هُوَ امْتِنَاعٌ عَنِ الْمَعَاصِي، وَتَرْكٌ لِلسُّوْءِ، وَتَزْكِيَةٌ لِلرُّوحِ، وَتَقْرِيبٌ لِلْعَبْدِ مِنْ رَبِّهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى.
📖 Terjemahan Bahasa Indonesia
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, yang telah mewajibkan kepada kita ibadah puasa sebagai penyucian jiwa, pembinaan akhlak, dan penguat iman. Kita memuji-Nya dengan pujian yang banyak, baik dan penuh keberkahan. Kita bersyukur atas nikmat-Nya yang lahir dan batin, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya serta bertaubat kepada-Nya.
Kita berlindung kepada Allah dari keburukan diri kita dan dari keburukan amal perbuatan kita. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya. Dan barang siapa yang disesatkan-Nya, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.
Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, suatu persaksian yang kita harapkan menjadi penyelamat pada hari pembalasan. Dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam.
Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.
Allah Ta’ala berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Adapun setelah itu, wahai hadirin yang dimuliakan, sesungguhnya puasa adalah sekolah keimanan yang agung. Di dalamnya seorang Muslim belajar arti kesabaran, melatih diri untuk bertakwa, serta membiasakan hati untuk ikhlas dan merasa diawasi oleh Allah.
Puasa bukan sekadar menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari maksiat, meninggalkan keburukan, menyucikan jiwa, dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
📝 Penjelasan Isi Mukaddimah
Mukaddimah ini menekankan beberapa poin penting tentang puasa:
- Puasa sebagai kewajiban ilahi – Berdasarkan ayat Al-Qur’an, puasa diwajibkan untuk membentuk ketakwaan.
- Puasa sebagai pendidikan spiritual – Puasa melatih kesabaran, pengendalian diri, dan keikhlasan.
- Puasa bukan hanya fisik – Hakikat puasa adalah menjaga lisan, hati, dan perbuatan dari dosa.
- Tujuan utama puasa adalah takwa – Yaitu kesadaran penuh bahwa Allah selalu mengawasi setiap hamba.
Mukaddimah ini sangat cocok untuk:
- Kultum Ramadhan
- Ceramah tarawih
- Tabligh akbar
- Kajian menjelang bulan Ramadhan