السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Alhamdulillāh, segala puji bagi Allah yang masih memberi kita umur, kesehatan, dan kesempatan untuk memasuki hari keempat di bulan Ramadan. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Empat hari sudah kita berpuasa. Artinya, kita mulai memasuki fase pembentukan kebiasaan. Jika tiga hari pertama adalah penyesuaian, maka hari keempat adalah penguatan karakter.
Keutamaan Puasa Hari Keempat: Puasa Melahirkan Syukur
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
(QS. Al-Baqarah: 185)
Artinya:
“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.”
Puasa bukan hanya tentang menahan diri, tetapi juga tentang belajar bersyukur. Ketika kita merasakan lapar, kita sadar betapa besar nikmat makanan. Ketika kita merasakan haus, kita sadar betapa berharganya seteguk air.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ، فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ
(رواه Muhammad ibn Ismail al-Bukhari)
Artinya:
“Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dusta, maka Allah tidak butuh dia meninggalkan makan dan minumnya.”
Hadis ini menjadi peringatan keras di hari keempat ini. Jangan sampai puasa kita hanya menahan lapar dan haus, tetapi lisan masih berdusta, hati masih penuh iri, dan perilaku masih menyakiti.
Puasa yang benar adalah puasa yang memperbaiki akhlak.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ: فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ، وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ
(رواه Muhammad ibn Ismail al-Bukhari ومسلم Muslim ibn al-Hajjaj)
Artinya:
“Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-nya.”
Hari keempat ini mungkin terasa berat, tetapi yakinlah, setiap rasa lelah akan berubah menjadi kebahagiaan di sisi Allah.
Keutamaan Tarawih Malam Keempat: Malam Penuh Ampunan
Jamaah yang dimuliakan Allah,
Malam keempat adalah malam menguatkan niat. Sebagian orang mulai merasa lelah, tetapi orang-orang yang mencintai Ramadan justru semakin rindu dengan sujudnya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
تَتَجَافَىٰ جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا
(QS. As-Sajdah: 16)
Artinya:
“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Rabb-nya dengan rasa takut dan harap.”
Tarawih adalah bentuk menjauhkan diri dari kenyamanan kasur demi berdiri di hadapan Allah. Inilah tanda iman yang hidup.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ فِي الْجَنَّةِ غُرَفًا يُرَىٰ ظَاهِرُهَا مِنْ بَاطِنِهَا وَبَاطِنُهَا مِنْ ظَاهِرِهَا، أَعَدَّهَا اللَّهُ لِمَنْ أَطْعَمَ الطَّعَامَ، وَأَفْشَى السَّلَامَ، وَصَلَّى بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ
(رواه Muhammad ibn Isa al-Tirmidhi، حديث حسن صحيح)
Artinya:
“Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yang bagian luarnya terlihat dari dalam dan bagian dalamnya terlihat dari luar. Allah menyiapkannya bagi orang yang memberi makan, menyebarkan salam, dan shalat malam ketika manusia sedang tidur.”
Tarawih malam keempat adalah langkah menuju kamar-kamar indah di surga tersebut.
Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
رَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَهُ
(رواه Muhammad ibn Isa al-Tirmidhi، حديث صحيح)
Artinya:
“Celaka seseorang yang mendapati Ramadan lalu Ramadan berlalu sebelum ia diampuni.”
Malam keempat adalah kesempatan ampunan. Jangan sampai kita termasuk orang yang merugi.
Penutup
Hadirin yang berbahagia,
Puasa hari keempat mengajarkan kita tentang syukur dan menjaga akhlak.
Tarawih malam keempat mengajarkan kita tentang kesungguhan mencari ampunan.
Mari kita teruskan langkah ini:
- Memperbaiki niat
- Memperbaiki lisan
- Memperbaiki ibadah
- Memperbaiki hubungan dengan Allah
Semoga Allah menerima puasa kita, menerima Tarawih kita, dan menjadikan Ramadan ini sebagai jalan menuju surga-Nya.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَعِذْنَا مِنَ النَّارِ
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُه